Slice of Life

What’s Inside My Bag – No Plastic Warrior

Pernah suatu kali menemukan video di beranda Youtube berjudul “What’s inside her bag?”. Waktu itu, hal yang pertama kali aku pikirkan adalah “hmmm apa pentingnya tau apa yang di dalam tasnya”. Lalu kemudian aku sadar bahwa tas adalah barang yang personal.

Barang-barang yang selalu ada di dalam tas seseorang adalah barang yang menurutnya penting. Belum tentu apa yang menurutnya penting untuk dibawa itu sama pentingnya dengan apa yang menurutku penting. Karena itu kenapa tas adalah benda yang personal.

Karena job desk harianku harus bawa laptop dan mobilitasku menggunakan motor, jadilah aku setiap hari bawa tas besar (backpack). Tapi seringkali aku tetap membawa tas kecil untuk semacam jalan pintas mengambil barang-barang yang krusial, seperti uang.

Jadi inilah barang-barang yang selalu ada di tas ku:

Dompet

Tanpa dompet dan isinya, aku nggak bisa jajan huhuhu. Itu kenapa sebisa mungkin kalau pindah-pindah tas, barang yang dicek pertama kali udah dipindah apa belum itu ya dompet. Di dalemnya ada uang, KTP, SIM, kartu ATM, STNK, dll. Kalau nggak kebawa rasanya tuh insecure aja sepanjang hari, walaupun kalau masalah uang bisa pinjem temen dulu gitu yaa.

Kalau pergi-pergi, aku lebih suka pakai tas kecil gitu jadi biasanya kalau milih dompet yang nggak makan tempat hehehe. Terus menurutku ya kalau dompetnya minimalis, bisa bikin keinginan untuk numpuk nota-nota di dompet tuh berkurang lho. Eh, kok malah bahas beginian hahaha

Syukur akhir bulan masih ada isinya~~

Lipstik

Wah yang satu ini tuh, gimana ya. Sebenernya aku bukan anak yang suka dandan banget. Tapi kalau keluar tanpa lipstik itu bikin insecure! 🙁 Soalnya bibirku warnanya nggak merah merona gitu, tapi hitam pucat. Jadi kalau pas kelupaan pakai lipstik atau buru buru gitu, orang-orang ngira aku sakit karena bakal keliatan pucat. Tanpa lipstik juga bikin aku yang udah mandi kayak apapun jadi kelihatan kuyu kayak orang bangun tidur.

Ada yang punya saran biar bibirnya merah sehat natural gitu gimana? :”)

Biasanya sehari hari bawa 3 ini aja. Just in case :p

Handphone dan Headset

Semua kerjaan dan catatan-catatan penting yang berhubungan dengan kerjaan itu ada di handphone. Selain kerjaanku ada di sana, handphone tuh jadi senjata buat menghindari momen-momen awkward. Jadi kalau sampai handphone ketinggalan, ya bingung hahaha. Tapi jarang sih ketinggalan, hampir nggak pernah.

Dan headset! Ini kayak dah sepaket sih. Kadang di kantor tuh merasa terlalu rame, jadi pasang headset terus denger lagu sendiri biar kembali fokus. Apalagi kalau lagi ada tugas nulis-nulis, membantu banget. Terutama kalau traveling, satu paket ini harus kebawa! Buat temen perjalanan hahaha

Sepaket!

Hand Sanitizer

Entah sejak kapan bawa Hand Sanitizer kemana mana jadi kebiasaan. Berawal dari aku yang merasa gampang flu, jadi kepikiran jangan-jangan ini dari bakteri-bakteri yang nempel di tangan. Kan seharian beraktivitas pasti pegang ini itu ya, berjabat tangan sama orang banyak juga. Jadi nggak tau sih seberapa efektifnya, tapi cukup lah ya dobel protection setelah cuci tangan dengan air.

Dan juga hand sanitizer ini aku pakai buat bersihin handphone. Jadi biasanya malem-malem gitu aku lap handphone pakai hand sanitizer gini. Karena pernah baca penelitian yang bilang kalau handphone tuh ya nyimpen banyak bakteri.

For better life!

Stainless Straw dan Peralatan Makan

Yaelaaah, kenapa sih repot-repot bawa sedotan stainless dan peralatan makan kemana mana?

Jadi gini, sejak Juni 2018, akibat banyak melihat keadaan di lingkungan sekitar, aku berkomitmen pada diri sendiri untuk mulai mengurangi penggunaan plastik. Dimulai dari hal yang paling sederhana yaitu mengurangi penggunaan sedotan plastik. Akhirnya coba cari-cari dan nemu alternatif lain untuk ganti ke stainless straw. Bye plastic straw!

Lalu di setiap bulannya aku berusaha meningkatkan step untuk less plastic waste life yang nantinya berujung ke zero waste life. Dari say no to plastic straw, naik menjadi say no to disposable cutlery. Jadilah aku kemana-mana bawa sedotan, sendok, dan garpu sendiri.

Selain itu juga aku berusaha kemana mana bawa botol minum dan tas belanja sendiri. Aku juga sudah mulai berusaha mengurangi jajan makanan kemasan dan minuman botolan yang berasa-rasa itu. Lebih hemat dan lebih sehat juga jatuhnya. Dan yang pasti, mengurangi sampah plastik. Demi ibu bumi.

They absolutely fit in you bag, too! 🙂

Di post ini, selain mau ngasih tau apa aja yang ada di dalam tas aku, aku juga mau mengajak kamu untuk ikut mengurangi sampah plastik.

Bawa-bawa reusable things dari rumah kalau pergi-pergi itu pasti repot. Tapi rasa repot itu cuma di awal aja kok, percayalah. Sekali kamu berkomitmen untuk mengurangi penggunaan plastik, kamu akan merasa menyesal ketika sekalinya khilaf bawa pulang atau nyampah plastik. Berubah dimulai dari hal sederhana yang lama kelamaan akan jadi kebiasaan untuk bumi yang lebih baik.

Your little change matters 🙂

luv,

 

8 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *