Mendengarkan Musik Membuat Otak Rileks?

Mendengarkan Musik Membuat Otak Rileks?

Seberapa lama kamu mendengarkan musik sehari-hari?

1-2 jam? 3-4 jam? 5-6 jam? atau di setiap menit aktivitasmu?

Biasanya kamu mendengarkan musik saat sedang melakukan apa? 

Belajar? Bekerja? Liburan? Workout? Tidur?

Bagi banyak orang, musik merupakan bagian dari kehidupan. Tanpa musik, seperti ada yang kurang. Banyak yang belajar atau bekerja sambil mendengarkan musik. Nggak jarang juga yang road trip sambil mendengarkan musik di mobil. Atau juga bayak dari kita yang meredakan emosi dengan mendengarkan musik. Pernah nggak bertanya tanya kenapa musik begitu melekat di kehidupan sehari-hari?

Sedikit cerita, jam biologisku kacau semenjak kuliah. Terutama jam tidur. Tidur jam 2 pagi lalu bangun siang itu yang sudah tertanam di diriku. Tapi beberapa bulan terakhir ini, aku harus tidur di bawah jam 12 supaya bisa bangun pagi, karena harus berangkat bimbingan pagi-pagi. Setiap malam aku kesusahan tidur karena jam biologisku tidur itu jam 2 pagi. Karena itu, hampir setiap malam aku berusaha siap tidur (matiin lampu, selimutan, merem) di bawah jam 12, tapi baru bisa bener-bener tidur 1 jam setelahnya. Alhasil, paginya bangun kayak orang kurang tidur, masih lemes dan ngantuk banget.

Aku mikir nggak bisa gitu terus, yang ada ntar badanku remuk. Aku harus punya tidur yang berkualitas. Tapi gimana caranya ya?

Aku teringat jawaban adekku waktu aku tanya,”Kenapa ide banyak datang waktu kita di kamar mandi?”. Waktu itu adekku dengan sok tau menjawab,”Karena otak kita itu lebih memproses dengan lancar kalau kita mendengarkan alunan suara-suara alam. Waktu kita di kamar mandi kan ngedengerin suara air ngalir tuh, nah itu lah kenapa ide bermunculan di kamar mandi”.

Wah apa iya otak bisa distimulasi dengan alunan musik? Apa iya itu juga berarti musik bisa bikin otak rileks dan bikin tidur nyenyak?

Eh tapi, dulu aku pernah tidur sambil mendengarkan musik pop hits, dan yang ada aku malah semakin susah tidur. Setelah dipikir lagi dan ditambah dari jawaban adekku itu aku sadar kalau otak itu memberi respon berbeda terhadap setiap jenis musik yang didengarkan.

Jadi suatu malam aku mencoba buat tidur, sambil mendengarkan musik. Aku buka app Spotify dan cari playlist dengan lagu yang slow kalau bisa instrumental aja dan menemukan playlist “Tidur”. Dan ajaibnya, aku tidur lebih cepat dan bangun lebih seger. Padahal total jam tidurnya sama. Aku ulangi hal ini berkali-kali dan hasilnya semakin terasa.

Aku mulai bertanya-tanya, apa musik memang berpengaruh ke kerja otak? Apa musik memang bisa memberi efek rileks? Gimana cara kerjanya?

Aku mulai membaca baca artikel tentang hal ini, juga menonton penjelasan di youtube, Singkatnya, ketika kita mendengarkan musik, otak akan bekerja menstimulasi alunan nada-nada itu. Stimulasi itu membuat otak mengeluarkan hormon Dopamin. Dopamin adalah salah satu zat kimia dari otak yang merupakan neurotransmitter (penyampai pesan dari sel satu ke sel lain). Hormon dopamin ini yang melepaskan rasa senang dan rileks sama seperti saat kita makan makanan favorit, berolahraga, dan bersemangat mencapai tujuan tertentu. Hormon dopamin bisa membantu kita untuk fokus ataupun relax, tergantung jenis musik seperti apa yang kita dengarkan. Musik juga membantu kita untuk memasukkan data-data ke memori jangka panjang, kerena itu kadang sebuah lagu membangkitkan kenangan lama. Eaa~

Dengan reaksi otak terhadap berbagai jenis musik ini lah kenapa ketika kita mendengarkan musik yang sedih, kita bisa ikut merasakan kesedihan itu. Juga saat kita mendengarkan musik yang bersemangat (mungkin ketika olahraga), kita juga akan lebih bersemangat. Dan itu juga kenapa ketika kita mendengarkan jenis musik yang slow, contohnya musik klasik, kita akan merasa rileks.

Ada satu lagu yang terbukti secara ilmiah bisa memberi ketenenangan. Musik ini diproduksi oleh band asal Manchester yang bernama Marconi Union. bekerja sama dengan British Academy of Sound Therapy. Musik ini sudah terbukti akan membuat relax dari sebuah studi tahun 2011 oleh MindLab Institute. Musik ini dikatakan dapat memperlambat denyut jantung dan mengurangi kadar hormon stres. WOW!

Lagu ini berjudul Weightless berdurasi 8 jam. Ini link youtube nya versi 8 jam 

Ada juga ini link youtube nya versi 8 menit

Kemarin aku sempet membuat poll di Instagram dan dari sekitar 65 orang yang berpartisipasi, ini hasilnya:

  • 52 % mendengarkan musik lebih dari 3 jam sehari
  • 82%  mendengarkan musik untuk mencari ketenangan
  • 94%  mendengarkan jenis musik yang sesuai dengan mood

Wah ternyata bukan cuma aku yang mendengarkan musik untuk mencari ketenangan. Semoga tulisan sok tau ini membantu menjawab juga buat siapa saja yang penasaran tentang hal ini. Aku bukan seorang peneliti ya jadi post ini terbuka untuk diskusi ya 😉

Mungkin untuk yang sedang susah mengontrol emosi, mengalami susah tidur juga kayak aku, atau merasa sedang tidak tenang bisa mencoba mendengarkan musik slow atau musik favorit kamu. Siapatau membantu menenangkan 🙂

Kalau kamu, bagaimana musik berpengaruh di kehidupan kamu?

Boleh share di bawah ya~

Jangan lupa bahagia ya!

Luv,

Andita

 

1 comment found

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.